Senin, 10 Juni 2013

Cara berkenalan pada cewek [ versi Tomy ]

Cara memikat cewek populer versi saya

1.Ajak berkenalan secara langsung.
kebanyakan anak muda sekarang terlalu memanfaatkan kecanggihan teknologi,seringkali cowok itu berkenalan dengan wanita idamannya melalui media seluler,facebook,twiter,dan masih banyak lagi,karena di anggap paling mudah dan paling jitu.
padahal pada dasarnya cewek itu suka sama cowok yang jentelmen,apabila ada cowok yang memang mau berkenalan dengan dia maunya secara langsung atau tatap muka,biasa sob cewek iddola atau faforit itu sudah sering dapat knlan lewat media elktronik,jadi dia jenuh.
kalau kita knlan secara langsung kan banyak juga si sob manfaatnya,selainkita bisa tau dia,kita juga bisa tau dia thu kira2 ngerespon gak sama kita..

2.Setelah itu baru minta numz hp
trik yang ke dua,jangan terlalu buru-buru minta numz hp ma dia dan jangan takut kalu si cewek itu akan diserobat ma orangalaian,tunggu kira2 3 hari,baru kita mintain numz hpnya boleh minta sendiri ke orangnya atau lewat temennya ..
yang terpenting kita kan udah tau namanya dulu dan udah pernah ketemu ma dia,jadi kita nanti nanti enak lq mau nlfn dia gak perlu repot-repot.


3.Fokuskan perhatian anda ke si dia

maksudnya kita jangan lirik sana sisni dulu sob ,memang pada dasarnya cewek yang kita incar tadi memang gak tau,tapi cewek itu banyak mata-matanya,dan banyak temennya..
pengalaman saya kayak gitu sob,lirik ke kiri kanan akhirnya yang ada gagal semua,

4.jangan terlau sering nelfon si dia atau sms.

sesekali gak papa sob kita nelfon or sms tapi ingat jangan terlalu sering,karena hal ini hanya akan membosankan si dia,buat yang beda cara pdktnya dari cowok-cowok lain ,kalu bisa kamu cari informasi tentang si dia lewat temn2nya,hal apa saja yang di sukai dan tidak di sukai..

5.Keyakinan Akan Diri Sendiri:
Ada perbedaan antara menjadi percaya diri dan sombong. Ya, menjadi sombong akan sangat membantu dalam keadaan tertentu, tetapi akan lebih baik untuk menghindari hal itu terutama ketika Anda mencoba untuk mendapatkan wanita incaran. Jika tidak, Anda akan berakhir dengan kecewa. Wanita ingin melihat seorang pria percaya diri. Tidak ada yang akan suka dengan seseorang yang berpikir rendah tentang dirinya sendiri. Keyakinan akan membantu pria melihat hal-hal dalam perspektif yang benar dan tidak pernah kehilangan kepercayaan pada diri sendiri.

5.Jadilah Seorang Yang Lucu:
Wanita menyukai pria yang memiliki rasa humor. Belajarlah untuk menertawakan diri sendiri. Jika Anda mengamati teman yang tidak begitu tampan, kemungkinan bahwa mereka memiliki rasa yang luar biasa humor dan kepribadian.

6.Apa Adanya
Jujur, tepat dan apa adanya saat Anda menyampaikan bahasa tubuh kepadanya. Apa saja yang Anda katakan harus tampak hidup dan apa adanya. Ajak perempuan Anda perbincangan ringan, bukan sesuatu yang mendalam.
Janganlah selalu bicara tentang diri Anda,
tapi eksplorasi banyak topik sehingga enjalin keakraban interaksi Anda dengannya


.kalu kira-kira udah mantep tembak sob jangan terlalu lama karena cewek itu memang rumit di pahami apabiala kita terlalu tergesa-gesa dia akan lari dan apabila telat dia juga bosan,
mudah-mudahan berhasil,kalu gagal coba lagi,karena bisanya cewek itu belum percaya bener kalau kita bener bener sayang ma dia ,jangan malu untuk mengutarakan cinta ke dua atau ke tiga kalinya ma si dia,


Manfaat Kopi bagi manusia

Manfaat Kopi Dampak Negatifnya bagi Tubuh

Banyak sekali manfaat yang ditemukan dari kopi untuk kesehatan, meskipun banyak orang terkadang beranggapan jika kopi termasuk jenis minuman yang sangat tidak sehat. 

Nah berikut adalah beberapa manfaat kopi bagi kesehatan tubuh manusia serta dampak negatifnya.

Menurunkan Resiko Diabetes
Asam klorogenat yang terkandung di dalam kopi mampu menghambat penyerapan gula berlebih di        dalam saluran pencernaan. Berbagai penelitian para ahli juga telah membuktikan bahwa mengkonsumsi atau meminum kopi mampu menurunkan hingga 50% dari resiko diabetes. Selain asam klorogenat merupakan zat yang berperan sangat penting dalam pembentukan insulin.
Mengurangi Resiko Serangan Stroke
Sebuah penelitian melalui studi kasus terhadap sejumlah wanita telah menunjukkan bahwa wanita yang mengkonsumsi kopi dalam standar konsumsi yang baik ternyata lebih rendah resikonya terhadap serangan stroke dari yang tidak mengkonsumsi kopi. Hal itu didukung dengan hasil penelitian lain di Finlandia membenarkan hasil studi kasus tersebut.
Mencegah Kanker
Kandungan antioksidan yang cukup tinggi yang ditemukan dalam kopi mampu mencegah tumbuhnya berbagai jenis kanker. Sebuah penelitian yang dilakukan di Jepang terhadap sejumlah wanita menunjukkan bahwa wanita yang mengkonsumsi minuman kopi 2 cangkir dalam sehari beresiko 25% lebih rendah terhadap serangan kanker usus besar.
Mengurangi Resiko Liver
Kopi juga sudah teruji mampu mencegah sirosis hati dan beberapa penyakit hati lainnya. Hal ini di kerenakan tingginya kandungan antioksidan serta kandungan kafein dalam setiap biji kopi. 
Mencegah penyakit saraf. Peminum kopi berkafein cenderung tidak akan mengembangkan penyakit Alzheimer dan Parkinson. Kandungan antioksidan di dalam kopi akan mencegah kerusakan sel yang dihubungkan dengan Parkinson. Sedangkan kafein akan menghambat peradangan di dalam otak, yang kerap dikaitkan dengan Alzheimer.

Melindungi gigi.
Kopi yang mengandung kaein memiliki kemampuan antibakteri dan antilengket, sehingga dapat menjaga bakteri penyebab lubang menggerogoti lapisan gigi. Minum kopi secangkir setiap hari terbukti dapat mencegah risiko kanker mulut hingga separuhnya. Senyawa yang ditemukan di dalam kopi juga dapat membatasi pertumbuhan sel kanker dan kerusakan DNA.

Menurunkan risiko kanker payudara.
Menjelang masa menopause, wanita yang mengonsumsi 4 cangkir kopi sehari mengalami penurunan risiko kanker payudara sebesar 38 persen, demikian menurut sebuah studi yang dipublikasikan di The Journal of Nutrition. Kopi melepaskan phytoestrogen dan flavonoid yang dapat menahan pertumbuhan tumor. Namun konsumsi kurang dari 4 cangkir tidak akan mendapatkan manfaat ini.

Mencegah batu empedu.
Batu empedu tumbuh ketika lendir di dalam kantong empedu memerangkap kristal-kristal kolesterol. Xanthine, yang ditemukan di dalam kafein, akan mengurangi lendir dan risiko penyimpanannya. Dua cangkir kopi atau lebih setiap hari akan membantu proses ini.
Melindungi kulit. Konsumsi 2-5 cangkir kopi setiap hari dapat membantu menurunkan risiko kanker kulit nonmelanoma hingga 17 persen. Kafein dapat memacu kulit untuk membunuh sel-sel prakanker, dan juga menghentikan pertumbuhan tumor.
Mencegah diabetes. Orang yang mengonsumsi 3-4 cangkir kopi reguler atau kopi decaf (dengan kadar kafein yang dikurangi) akan menurunkan risiko mengembangkan diabetes tipe II hingga 30 persen. Asam klorogenik dapat membantu mencegah resistensi insulin, yang merupakan pertanda adanya penyakit ini.ak ja

Mengenakkan di saat merokok

banyak sekali manusia di bimi yang mengkonsumsi kopi,hampit 70% manusia mengkonsumsi kopi,memang banyak yang tau bagaiman kopi manfaatnya,..
akan tetapi menurut saya kopi tanpa merokok itu ibarat sayur tanpa bumbu...
Dampak Negatif Mengkonsumsi Kopi Dengan Berlebihan

Diantara sekian banyak manfaat kopi bagi kesehatan bukan berarti mengkonsumsi kopi bisa seenaknya saja atau tidak ada batasan, seperti yang sudah ditulis di atas mengkonsumsi kopi dalam jumlah atau takaran yang berlebihan justru akan dapat memicu berbagai macam jenis pernyakit. Beberapa jenis pernyakit tersebut antara lain adalah insomnia, jantung berdebar, hipertensi yang mampu meningkatkan jantung dan stroke serta masalah kesehatan yang lainnya.
Minum kopi ternyata dapat meningkatkan resiko terkena stroke. Sebuah penelitian yang dimuat dalam journal of neurology, neurosurgry and psychiatry tahun 2002 menyimpulkan bahwa minum lebih dari 5 gelas kopi perhari akan meningkatkan resiko terjadinya kerusakan pada dinding pembuluh darah.
Kafein juga dapat menyebabkan insomnia, mudah gugup, sakit kepala, merasa tegang dan cepat marah.
Pada wanita hamil juga disarankan tidak mengkonsumsi kopi dan makanan yang mengandung kafein. Hal ini karena kafein dapat meningkatkan denyut jantung. Pada janin dapat menyerang plasenta dan masuk dalam sirkulasi darah janin. Dampak terburuknya, bisa menyebabkan keguguran.
Aman konsumsi kopi

Minum kopi dalam jumlah yang cukup atau sedang tidak akan membahayakan, bahkan akan bermanfaat bagi kesehatan.
Jumlah yang boleh dikonsumsi adalah 300 mg kafein atau setara dengan 3 cangkir kopi perhari. Kecanduan terhadap kafein diperkirakan jika mengkonsumsi lebih dari 600 mg kafein atau setara dengan 5-6 cangkir kopi perhari selama 8-15 hari berturut-turut.
Sedangkan dosis yang dapat berakibat fatal bagi manusia adalah sekitar 10 gram kafein atau 20-50 cangkir perhari.

 

Minggu, 09 Juni 2013

Makalah kesehatan mental tomi blog



MAKALAH
KESEHATAN MENTAL



Di Ajukan Sebagai Salah Satu Syarat Mengikuti Mata Kuliah ini
Dosen Pengampu :Drs.H.Saukani,MM.


Di Susun Oleh
Kelompok  : 1





 

SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
MUHAMMADIYAH PRINGSEWU LAMPUNG
2012



NAMA KELOMPOK
NAMA
NPM
TANDA TANGAN
TOMI RISADI
09020127

M.WARDOYO
09020143

ADI HERLAMBANG
09020161






Pringsewu, Desember  2012


Drs. H.Saukani,MM.



 



KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat, taufik dan hidayah-Nya kepada kita semua sehingga kami dapat menyelesaikan laporan makalah ini dengan sebaik-baiknya. kami mengharapkan agar makalah ini dapat berguna bagi semua rekan-rekan mahasiswa dan khususnya bagi mahasiswa jurusan Bimbingan dan Konseling. Tak lupa penulis ucapkan trimakasih kepada :

1.        Dr. Tri Yuni Hendrowati, M. Pd., selaku Ketua STKIP M Pringsewu.
2.        Bapaak Drs.H.Saukani,MM. selaku dosen pengampu mata kuliah psikologi kesehatan mental.
3.        Seluruh rekan-rekan mahasiswa dan semua pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan makalah ini.
Kami menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangannya dan jauh dari sempurna. Oleh sebab itu kami menyadari akan keterbatasan kemampuan, pengetahuan, serta pengalaman yang dimiliki oleh kami. Maka dari itu kami meminta kritik dan saran yang sifatnya membangun demi kesempurnaan makalah ini.
Semoga makalah ini benar–benar dapat bermanfaat dan berguna bagi kita semua. Amin.

Pringsewu,  Desember 2012
 Penulis,


             Kelompok I





BAB I
PENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Kesehatan mental merupakan keinginan wajar bagi setiap manusia seutuhnya, tapi tidaklah mudah mendapatkan kesehatan jiwa seperti itu. Perlu pembelajaran tingkah laku, pencegahan yang dimulai secara dini untuk mendapatkan hasil yang dituju oleh manusia.
Untuk menelusurinya diperlukan keterbukaan psikis manusia ataupun suatu penelitian secara langsung atau tidak langsung pada manusia yang menderita gangguan jiwa.
Pada dasarnya untuk mencapai manusia dalam segala hal diperlukan psikis yang sehat.] Sehingga dapat berjalan menurut tujuan manusia itu diciptakan secara normal.
B. PERMASALAHAN
Sampai sejauh mana manusia digerogoti gangguan jiwa dan bagaimana manusia itu melakukan proses penanganan.






BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Kesehatan Mental
Istilah “kesehatan mental” diambil dari konsep mental hygiene. Kata “mental” diambil dari bahasa Yunani, pengertiannya sama dengan psyche dalam bahas latin yang artinya psikis, jiwa atau kejiwaan.[2]
Kesehatan mental merupakan bagian dari psikologi agama, terus berkembang dengan pesat. Hal ini tidak terlepas dari kondisi masyarakat yang membutuhkan jawaban atas berbagai permasalahan yang melingkupinya.
B. Dimensi Psikologis Kesehatan Mental
Aspek psikis manusia pada dasarnya merupakan satu kesatuan dengan sistem biologis, sebagai sub sistem dari eksistensi manusia, maka aspek psikis selalu berinteraksi dengan keseluruhan aspek kemanusiaan. Karena itulah aspek psikis tidak dapat dipisahkan untuk melihat sis jiwa manusia.[3]
Ada beberapa aspek psikis yang turut berpengaruh terhadap kesehatan mental, antara lain :
1.      Pengalaman awal
Pengalaman awal merupakan segenap pengalaman-pengalaman yang terjadi pada individu terutama yang terjadi di masa lalunya. Pengalaman awal ini adalah merupakan bagian penting dan bahkan sangat menentukan bagi kondisi mental individu di kemudian hari.

2.      Kebutuhan
Pemenuhan kebutuhan dapat meningkatkan kesehatan mental seseorang. Orang yang telah mencapai kebutuhan aktualisasi yaitu orang yang mengeksploitasi dan segenap kemampuan bakat, ketrampilannya sepenuhnya, akan mencapai tingkatan apa yang disebut dengan tingkatan pengalaman puncak.
Dalam berbagai penelitian ditemukan bahwa orang-orang yang mengalami gangguan mental, disebabkan oleh ketidakmampuan individu memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. Kebutuhan yang dimaksud di sini adalah kebutuhan dasar yang tersusun secara hirarki.[4] Kebutuhan biologis, kebutuhan rasa aman, meliputi kebutuhan dicintai, kebutuhan harga diri, pengetahuan, keindahan dan kebutuhan aktualisasi diri.
      C. Gangguan dan Penyakit Jiwa
  1. Psikosomatik
Adalah penderita yang menemukan kelainan-kelainan atau keluhan. Pada tubuhnya yang disebabkan oleh faktor-faktor emosional melalui syarat yang menimbulkan perubahan yang tidak mudah pulihnya, misalnya : sulit tidur jika banyak masalah, hilang nafsu makan, makan berlebihan.
      2. Kelainan kepribadian
Penderita sulit untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial. Misalnya orang suka meledak emosinya.

      3. Retardasi mental
Adalah keterbelakangan atau keterlambatan perkembangan jiwa seseorang.
Contoh dalam memahami sesuatu ilmu pengetahuan yang baru di dapat atau kata-kata baru, cara pemahamannya terlalu lama.
     4. Rasionalisasi
Dimana penderita sering memutarbalikkan fakta yang bersangkutan dengan ego individunya sendiri atau dalam arti lain memutarbalikkan hati nuraninya sendiri yang mengakibatkan kepercayaan diri hilang.
5. Neurosis
Adalah gangguan jiwa yang penderitanya masih dalam keadaan sadar, dengan melalui ketidakberesan tingkah laku, susunan syaraf juga karena sikap seseorang terhadap orang lain.
Ciri-ciri neurosis meliputi : sering adanya konflik, reaksi kecemasan, kerusakan aspek-aspek kepribadian, phobia, gangguan pencernaan.
Seseorang yang terkena neurosis mengetahui bahwasanya bahwa jiwanya terganggu, baik disebabkan gangguan jasmani dan jiwanya sendiri.
6. Psikosis
Pada psikosis ini penderita sudah tidak dapat menyadari apa penyakitnya, karena sudah menyerang seluruh keadaan netral jiwanya.

Ciri-cirinya meliputi :
1.      Disorganisasi proses pemikiran
2.      Gangguan emosional
3.       Disorientasi waktu, ruang
4.      Sering atau terus berhalusinasi
      D. Terapi Gangguan Jiwa
Terapi di sini mengandung arti proses penyembuhan dan pemulihan jiwa yang benar-benar sehat. Di antaranya terapi-terapi yang digunakan meliputi beberapa bentuk :
a. Terapi holistic, yaitu terapi yang tidak hanya menggunakan obat dan ditujukan kepada gangguan jiwanya saja, dalam arti lain terapi ini mengobati pasien secara menyeluruh
b. Psikoterapi keagamaan, yaitu terapi yang diberikan dengan kembali mempelajari dan mengamalkan ajaran agama
c. Farmakoterapi, yaitu terapi dengan menggunakan obat. Terapi ini biasanya diberikan oleh dokter dengan memberikan resep obat pada pasien.
d. Terapi perilaku, yaitu terapi yang dimaksudkan agar pasien berubah baik sikap maupun perilakunya terhadap obyek atau situasi yang menakutkan. Secara bertahap pasien dibimbing dan dilatih untuk menghadapi berbagai objek atau situasi yang menimbulkan rasa panik .
.     


      E. Kriteria-kriteria mental sehat
Atkinson menentukan kesehatan mental dengan kondisi normalitas kejiwaan, yaitu kondisi kesejahteraan emosional kejiwaan seseorang. Pengertian ini diasumsikan bahwa pada prinsipnya manusia itu dilahirkan dalam kondisi sehat, lebih lanjut, Atkinson menyebutkan enam indikator normalitas kejiwaan seseorang;
1.persepsi realita yang efisien. Individu cukup realistik dalam menilai kemampuannya dan dalam menginterpretasi terhadap dunia sekitarnya. Ia tidak terus menerus berpikir negatif terhadap orang lain, serta tidak berkelebihan dalam memuja diri sendiri.
2.mengenali diri sendiri. Individu yang dapat menyesuaikan diri adalah individu yang memiliki kesadaran akan motif dan perasaannya sendiri, meskipun tak seorang pun yang benar-benar menyadari perilaku dan perasaannya sendiri.
3.kemampuan untuk mengendalikan perilaku secara sadar. Individu yang normal memiliki kepercayaan yang kuat akan kemampuannya, sehingga ia mampu mengendalikannya. Kondisi seperti itu tidak berarti menunjukkan bahwa individu tersebut bebas dari segala tindakan impulsif dan primitif, melainkan jika ia melakukannya maka ia menyadari dan berusaha menekan dorongan seksual dan agresifnya.
4. harga diri dan penerimaan. Penyesuaian diri seorang sangat ditentukan oleh penilaian terhadap harga diri sendiri dan merasa diterima oleh orang di sekitarnya. Ia merasa nyaman bersama orang lain dan mampu beradaptasi atau mereaksi secara spontan dalam segala situasi social.


5.kemampuan untuk membentuk ikatan kasih. Individu yang normal dapat membentuk kasih yang erat serta mampu memuaskan orang lain. Ia peka terhadap perasaan orang lain dan tidak menuntut yang berlebihan kepada orang lain. Sebaliknya, individu yang abnormal terlalu mengurusi perlindungan diri sendiri, sehingga aktivitasnya berpusat pada diri sendiri (self-centered).
6. produktivitas. Individu yang baik adalah individu yang menyadari kemampuannya dan dapat diarahkan pada aktivitas produktif.[1][11]






  


BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Kesehatan mental merupakan faktor terpenting untuk menjalankan kehidupan manusia secara normal. Psikis manusia jika tidak dijaga akan menimbulkan suatu gangguan jiwa yang lambat laun dibiarkan akan menjadi suatu beban yang berat bagi penderitanya. Di antara gangguan psikis meliputi psikosomatik, kelainan kepribadian, retardasi mental, rasionalisasi, neurosis, dan psikosis, yang dari gangguan jiwa itu disebabkan karena ada faktor yang mempengaruhinya meliputi pengalaman awal, proses pembelajaran, dan kebutuhan. Dengan adanya gangguan jiwa karena pengaruh tersebut dibutuhkan terapi penyembuhan sampai manusia dinyatakan benar-benar sehat baik jasmani maupun psikisnya.







DAFTAR PUSTAKA
Mansur Isna, Diskursus Pendidikan Islam, Global Pustaka Utama, Yogyakarta, 2001, cet.ke-1.
Moeljono Notosoedirjo, Latipun, Kesehatan Mental, Universitas Muhammadiyah Malang, 2000.
Sarlito Wirawan Sarwono, Pengantar Umum Psikologi, PT. Bulan Bintang, Bandung, 1986, cet ke-7.
Sururin, Ilmu Jiwa Agama, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2004, cet. ke-1.

Siti Rahayu Haditono, Psikologi Perkembangan Pengantar dalam Berbagai Bagiannya, Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, cet. Ke-15, hlm. 22.








Soal kepribadian bk

    Jawablah pertanyaan-pertanyaan dibawah ini dengan positif (+) bila sesuai dengan anda, atau negatif (-) bila tidak sesuai dengan anda....